Stop Jangan Pakai Barang KW! Ini Dia Alasannya

Stop Jangan Pakai Barang KW! Ini Dia Alasannya

Berita Terbaru Fashion – Ada banyak cara untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup Anda. Salah satunya adalah dengan membeli barang bermerek. Barang dengan merek tersebut tentunya selalu dibandrol dengan harga yang tinggi. Akhirnya, orang sering mengambil jalan pintas dengan membeli versi palsu dari merek agar tetap terlihat gaya. Selain dari label fashion crime yang diberikan oleh para fashion world movers kepada orang-orang yang melakukan kesalahan dalam berpakaian sehingga terlihat aneh, tahukah anda bahwa sebenarnya membeli item “KW” adalah tindakan yang melampaui kejahatan fashion?

Stop Jangan Pakai Barang KW! Ini Dia Alasannya

Melanggar Hak Kekayaan Intelektual

Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hukum yang mengatur hak paten, hak cipta dan merek dagang. Sebagaimana dinyatakan dalam hukum internasional dan hukum nasional Indonesia, undang-undang ini bertujuan untuk menghormati karya semua kreativitas manusia dan mencegah kerugian yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan pembajakan atau penjiplakan. Meski penggunaan merek palsu di Indonesia saat ini marak dan masih “dilindungi” oleh impunitas dari hukum, bukan berarti perbuatan tersebut bisa dibenarkan.

Di Singapura dan beberapa negara di Eropa, jika Anda kedapatan membawa tas palsu, petugas imigrasi bandara akan menyita tas Anda atau Anda akan menerima surat peringatan dari petugas butik resmi. Memalsukan merek juga dianggap melanggar hak penciptanya. Karena dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pasal 27 disebutkan bahwa “Semua orang berhak atas perlindungan moral dan material atas hasil ciptaannya, karena merekalah pencipta”

Pabrik Pembuat Barang KW Merekrut Pekerja di Bawah Umur

Sebagian besar barang bajakan di dunia diproduksi di Asia Timur dan Asia Tenggara, salah satunya adalah China. Pekerja yang direkrut oleh pabrik barang palsu dan bajakan seringkali adalah pekerja di bawah umur. Pemerintah China telah menetapkan aturan untuk pekerja penuh waktu setidaknya berusia 16 tahun. Kondisi tempat mereka bekerja juga memprihatinkan.

Selain itu, mereka juga mendapatkan upah di bawah UMR (Upah Menengah Daerah), para pekerja kecil ini dipaksa bekerja di pabrik untuk membantu perekonomian keluarganya. Pekerja anak yang biasanya direkrut adalah mereka yang berusia di bawah 10 tahun. Para mandor juga sewenang-wenang terhadap mereka. Kadang-kadang bahkan hukuman fisik diberikan kepada mereka yang dianggap bekerja tidak semestinya.

Tidak Membeli Barang KW Sama Dengan Menghargai Diri Sendiri

Pengrajin dan desainer yang membuat merek palsu pantas mendapatkan apresiasi yang pantas kami dapatkan. Mereka telah bersusah payah untuk menciptakan karya yang berkualitas dan bernilai estetika. Anda juga tidak mau ketika menghasilkan karya, ada orang lain yang menipu kreasi Anda sehingga tidak bisa menikmati keuntungan dari hasil penjualan?

Dengan membeli barang orisinal, berarti Anda menghargai diri sendiri. Uang yang Anda peroleh dari kerja keras dan halal sepadan dengan membeli merek palsu yang jelas-jelas merupakan produk dari usaha kriminal yang dilarang oleh hukum. Jika ada merek mahal yang Anda minati, lebih baik Anda menabung pendapatan Anda lalu membeli merek mahal yang Anda sukai setelah uang terkumpul. Mahalnya harga yang diberikan pada produknya tidak sembarangan, karena produknya dibuat dengan sangat hati-hati dan dari bahan yang berkualitas.

Membeli Produk Lokal Adalah Solusinya

Tanpa membeli barang palsu, Anda tetap bisa bergaya dengan barang bagus dengan harga terjangkau. Sekarang ini banyak sekali merk lokal yang tidak kalah bagusnya dengan merk mahal dari luar negeri. Harganya bervariasi dan lebih terjangkau. Desainnya juga beragam dan lebih unik. Membeli produk lokal juga sama saja anda membantu memajukan bisnis anak bangsa dan ikut berkontribusi membangun negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *